Monday, August 20, 2012

Die Ziffern: 0 - 100

0 null <- nul
1 eins <- ains
2 zwei <- tsvai / cwai*
3 drei <- drai / dkhai
4 vier <- fiya / fiir*
5 fünf <- fuenf***
6 sechs <- zekhs
7 sieben <- zii-ben
8 acht <- akht
9 neun <- noin
10 zehn <- tseen / ceen**
*Keduanya bisa dimengerti oleh orang Jerman. Namun, mereka sendiri tidak mengucapkan cwai, fiir, dan ceen, melainkan tsvai, fiya, dan tseen.
**Bukan seperti mengucapkan seen dalam bahasa Inggris, melainkan binatang bebek dalam bahasa Indonesia.
***Saran saya, untuk memudahkan, Anda bisa mngucapkan fuemf.
 
11 elf <- elf
12 zwölf <- tsvolf / cwolf*
13 dreizehn <- drai-tseen / dkhai-tseen
14 vierzehn <- fiir-tseen**
15 fünfzehn <- fuenf-tseen / fuemf-tseen
16 sechszehn <- zekhs-tseen
17 siebzehn <- ziib-tseen
18 achtzehn <- akht-tseen
19 neunzehn <- noin-tseen
20 zwanzig <- tsvan-tsik / tsvan-tsih / cwan-cih*
*Orang Jerman tidak mengucapkan cwolf dan cwan-cih, tapi mereka mengerti yang dimaksud. :-)
**Karena setelah r masih ada huruf lain, maka tidak dibaca fiya, melainkan fiir dengan r lemah atau cadel.

Dalam bahasa Jerman, angka puluhan dibaca dari belakang. Contohnya, 21 disebutkan angka 1-nya terlebih dahulu, ditambah kata und, lalu angka puluhan di depannya.

21 einundzwanzig <- ainun-tsvan-tsik
22 zweiundzwanzig <- tsvayun-tsvan-tsik
23 dreiundzwanzig <- drayun-tsvan-tsik / dkhayun-tsvan-tsik
24 vierundzwanzig <- fiirun-tsvan-tsik
25 fünfundzwanzig <- fuemfun-tsvan-tsik
26 sechsundzwanzig <- zekhsun-tsvan-tsik
27 siebenundzwanzig <- ziibenun-tsvan-tsik
28 achtundzwanzig <- akhtun-tsvan-tsik
29 neunundzwanzig <- noinun-tsvan-tsik
30 dreissig <- drai-sik

40 vierzig <- fiir-tsik
50 fünfzig <- fuemf-tsik
60 sechzig <- zekhs-tsik
70 siebzig <- ziib-tsik
80 achtzig <- akht-tsik
90 neunzig <- noin-tsik
100 hundert <- hun-dart

No comments: